Luwu Timur

Kehadiran Satpol PP Di Dusun Laoli Guna Membantu Warga Dalam Proses Evakuasi Pengosongan Lahan PSN

×

Kehadiran Satpol PP Di Dusun Laoli Guna Membantu Warga Dalam Proses Evakuasi Pengosongan Lahan PSN

Sebarkan artikel ini

Luwu Timur, InspirasiUpdateNews.Com- Memasuki hari kedua pelaksanaan pengosongan aset milik Pemerintah Kabupaten Luwu Timur di Dusun Laoli, Desa Harapan, Kecamatan Malili, Jumat (31/7/2026), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Luwu Timur memusatkan perhatian pada proses evakuasi dan membantu pemindahan barang-barang milik warga.

Di tengah aktivitas pengosongan, personel Satpol PP hadir bukan hanya untuk memastikan jalannya kegiatan berlangsung tertib dan aman, tetapi juga membantu warga memindahkan harta benda mereka dengan penuh kepedulian.

Sejak pagi, ratusan personel bahu-membahu bersama masyarakat membongkar, mengangkat, dan menata barang-barang milik warga, mulai dari perabot rumah tangga hingga material bangunan seperti kayu, seng, dan rangka atap.

Seluruh proses dilakukan secara hati-hati agar barang-barang yang masih memiliki nilai manfaat tetap terjaga kondisinya dan dapat digunakan kembali oleh pemiliknya.

Perabot rumah tangga akan dipindahkan ke hunian sementara yang telah disiapkan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, sementara material bangunan disusun secara rapi di lokasi penyimpanan yang telah ditentukan. Personel juga memastikan material tersebut ditutup menggunakan terpal sebagai upaya melindunginya dari panas dan hujan.

Kepala Satpol PP Kabupaten Luwu Timur, Baharuddin, mengatakan bahwa seluruh personel telah diarahkan untuk melaksanakan tugas secara profesional dengan mengedepankan pendekatan yang humanis.

“Kami ingin memastikan proses pengosongan aset daerah berjalan tertib, namun pada saat yang sama hak dan barang milik warga tetap mendapat perhatian. Karena itu, personel kami tidak hanya mengamankan jalannya kegiatan, tetapi juga membantu membongkar, mengangkat, mengangkut, hingga menata barang-barang warga agar tetap aman dan tidak mengalami kerusakan,” ujarnya.

Menurut Baharuddin, arahan Bupati Luwu Timur menjadi pedoman bagi seluruh personel agar setiap pelaksanaan tugas dilapangan senantiasa mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan, mengutamakan pelayanan, serta menghormati masyarakat. Pendekatan tersebut diwujudkan melalui tindakan nyata di lapangan, dengan membantu proses pemindahan barang secara tertib, aman, dan penuh rasa tanggung jawab.

Baginya, menjaga ketertiban tidak hanya berarti menegakkan aturan, tetapi juga memastikan setiap proses dilaksanakan dengan kepedulian terhadap masyarakat. Karena itu, setiap personel diingatkan untuk bekerja dengan sabar, menjaga komunikasi yang baik, serta memperlakukan setiap barang milik warga sebagaimana mereka menjaga barang milik sendiri.

Melalui pendekatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur berharap pelaksanaan pengosongan aset daerah dapat terus berlangsung dengan kondusif, tetap menghormati hak-hak masyarakat, serta mencerminkan kehadiran pemerintah yang bekerja dengan profesional, humanis, dan berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *