Luwu Timur, InspirasiUpdateNews.Com- Jelang perayaan Idul Adha 1447.H, stok tabung LPG 3Kg di kabupaten Luwu Timur, mengalami Kelangkaan dan kenaikan harga, kelangkaan dan kenaikanharga tersebu dikeluhkan masyarakat di sejumlah wilayah di Kabupaten Luwu Timur.
Mengatasi dan mengantisipasi permasalahan yang di alami masyarakat tersebut, Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disdagkop UKM) Luwu Timur yang merupakan leading sektornya, langsung mengambil langka antisipasi cepat, dengan membentuk tim pengawasan dan pengendalian distribusi LPG 3Kg.
Tim yang di bentuk dengan melibatkan berbagai stackholder, dimulai dari pemerintah kecamatan, agen distributor, kepala desa, lurah hingga pihak kepolisian yang bertujuan untuk memastikan distribusi LPG 3Kg tersalurkan dengan tepat sasaran sehingga tidak terjadi penimbunan dan permainan harga yang dilakukan oleh orang yyang tidak bertanggung jawab.
Langkah itu dilakukan Dinas Perdagangan Lutim dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Iduladha, tidak menutup kemungkinan akan berpotensi memicu kelangkaan di tingkat pangkalan. Hal itu dikatakan Kepala Disdagkop UKM Luwu Timur, Senfry Octovians, Senin (25/5/26).
“dengan kelangkaan dan kenaikan harga LPG 3Kg menyebabkan terjadinya riak-riak serta laporan dari maasyarakat, bahwa harga tabung LPG 3 Kg, sudah mengalami kenaikan. Laporan dari masyarakat ini lah yang kami tindak lanjuti. Jika kami temukan pelanggaran sesuai dari laporan masyarakat serta di dukung dengan alat bukti yang kuat bagi pangkalan yang melakukan pelanggaran, tentu akan yang bersangkutan akan kami berikan sanksi sesuai peraturan yang berlaku. Saya tegaskan pangkalan untuk tidak main-main soal harga,” tegas Senfry.
Senfry menekankan kepada seluruh pihak diminta agar aktif dan turut serta mengawasi pendistribusian tabung LPG 3Kg kepada masyarakat, agar pasokan yang masuk ke pangkalan benar-benar terpantau dan disalurkan sesuai aturan.
“Rencana kami bersinergi dengan agen distributor, camat, kades dan lurah untuk masing-masing mengawal suplai yang tiba di pangkalan dalam wilayah desa maupun kelurahan masing-masing,”tuturnya.
Kata Senfry perliu pengawasan bersama dilakukan, agar distribusi LPG subsidi tetap lancar dan tidak dimanfaatkan oleh oknum tertentu yang dapat memicu kelangkaan maupun lonjakan harga di masyarakat serta hanya meraup keuntungan diri sendiri.
Pewarta : Red/InspirasiUpdateNews.Com











