INSPIRASIUPDATEnews.com, Luwu Timur — Program Pemberian Pakaian Seragam sekolah Gratis bagi murid TK, SD hingga SMP sederajat menjadi ladang Rejeki Bagi Pelaku UMKM dan Ibu Rumah tangga di kabupaten Luwu Timur, Sebab Proses pembuatan Pakaian Mulai Celana/ Rok, Dasi, Baju hingga Topi Sekolah mereka kerjakan Secara berkelompok kecuali sepatu yang dipesan khusus.
Pembuatan Pakaian seragam Sekolah saat ini telah dikerjakan oleh UMKM dan kelompok ibu Rumah tangga di setiap kecamatan yang ada di Luwu Timur, program ini merupakan Janji politik Ibas – Puspa yang mulai ditunaikan Tahun ini.
Terpantau Sore Tadi, Minggu (30 November 2025) di Pasar Niaga Malili yang sudah lama tidak berpungsi, kini lokasi tersebut dimanfaatkan oleh kelompok UMKM dan Ibu Rumah tangga membuat Pakaian seragam Sekolah khusus untuk Murid TK, SD dan SMP sederajat kecamatan Malili, demikian Pula seluruh Kecamatan yang ada di Luwu Timur.
Total Pakaian Seragam sekolah gratis, mulai dari Sepatu hingga Topi sebanyak 17 Ribu lebih yang dibagikan kepada Murid sekolah dari TK Hingga SMP pada akhir tahun ini.
Rahmat Hidayat salah seorang Yang menjahit Pakaian sekolah dan tergabung dalam Kelompok UMKM Romantis di Malili menyampaikan apresiasinya dan terima kasih kepada Bupati Luwu Timur atas Adanya kegiatan pembuatan Pakaian Seragam Gratis Sekolah yang berikan kepada kelompoknya.
Ini luar biasa, pak Ibas kasi Ki rejeki dan memberikan kegiatan yang bernilai uang kepada UMKM dan Ibu Rumah tangga, sebab selama ini tidak pernah ada kegiatan seperti diberikan kepada masyarakat , justru yang nikmati kepada orang yang sudah punya modal besar seperti kontraktor, kami semua berterima kasih kepada pak Ibas, ucapnya dengan Nada senang.
Dalam beberapa kesempatan, Bupati Luwu Timur menyampaikan bahwa, Untuk menghidupkan geliat Ekonomi di tengah Masyarakat, kegiatan yang dibiayai Oleh dana APBD ataupun sumber dana lainnya dan berdampak ekonomi ke Masyarakat, harus dilaksanakan di Luwu Timur, termasuk Bimtek – Bimtek Para OPD dan Kepala.Desa.
Tidak usah lagi ke luar daerah, sebab yang menikmati hanya daerah lain, kita upayakan uang itu berputar dan dinikmati Masyarakat Luwu Timur, kata Irwan Bachri Syam di beberapa kesempatan, ini warning bagi OPD yang memiliki kegiatan, tegasnya. (*)











